Pertanyaan yang sering ditanyakan

1. Siapa yang dapat mendanai di Investree?

Seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun. Keabsahan identitas diri akan dibuktikan melalui dokumen KTP dan NPWP.

2. Berapa nilai minimal dan maksimal yang ditetapkan untuk mendanai di Investree?

Setoran minimal di Investree cukup rendah yaitu Rp 1.000.000 untuk Pinjaman Personal dan Rp 5.000.000 dengan kelipatan Rp 1.000.000 untuk Pinjaman Bisnis. Itu artinya, siapa saja dapat mendanai di sini. Sedangkan nominal mendanai maksimal adalah Rp 50.000.000 untuk Pinjaman Personal dan Rp 100.000.000 untuk Pinjaman Bisnis pada setiap pinjaman yang didanai.

3. Mengapa diberlakukan pembatasan terhadap nilai pendanaan?

Investree memberlakukan pembatasan nilai pendanaan untuk mendorong Lender agar membuat portofolio mendanai yang terdiservifikasi. Dengan menyebar investasi ke beberapa pinjaman, Anda berkesempatan mengurangi risiko kerugian apabila Borrower mengalami kegagalan pembayaran atau wanprestasi.

4. Apa saja biaya yang diperlukan untuk mendanai di Investree?

Untuk saat ini, Investree tidak memungut biaya apapun dari Lender.

5. Kapan saya bisa mendapatkan keuntungan saya?

Pada akhir periode mendanai, Anda akan menerima repayment berisi pokok pinjaman (prinsipal) dan bunga pada akun Anda.

6. Apakah aman mendanai melalui Investree?

Ya. Pertama, Investree menjunjung tinggi nilai transparansi dengan mencantumkan informasi seputar Borrower serta syarat dan ketentuan pinjaman di marketplace.

Kedua, Investree akan melakukan analisis, seleksi, dan persetujuan terhadap seluruh Calon Borrower beserta pinjaman yang diajukan dengan menggunakan sistem credit-scoring modern, sehingga hanya pinjaman berkualitas tinggi yang akan ditawarkan kepada Lender.

Ketiga, untuk produk invoice financing, Investree hanya akan menerima invoice dari perusahaan/institusi/lembaga yang kredibel.

Keempat, seluruh lalu lintas pendanaan akan dikelola oleh Investree bekerjasama dengan bank rekanan.

7. Apakah Lender dapat mengetahui informasi tentang Borrower?

Investree berkomitmen menjaga kerahasiaan identitas dan data pribadi Borrower, sehingga hanya informasi demografis dan finansial yang akan kami beritahukan kepada Lender. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menganalisis tingkat risiko pendanaan dari pinjaman yang ditawarkan.

8. Apa saja risiko mendanai di Investree?

Selagi Investree mengambil langkah pengukuran untuk mengurangi risiko selama proses aplikasi dan persetujuan pinjaman, skenario terburuk tetap mungkin terjadi dan perlu dipertimbangkan. Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan. Risiko terbesar yang mungkin terjadi dalam peer-to-peer lending adalah Lender tidak menerima dana prinsipal dan bunga bulanan dikarenakan kegagalan pembayaran.

9. Apa yang terjadi jika Borrower mengalami kegagalan pembayaran?

Untuk meminimalisasi risiko wanprestasi, Investree—seperti yang telah dijelaskan sebelumnya—akan melakukan analisis, seleksi, dan persetujuan berdasarkan sistem credit-scoring yang modern terhadap setiap pinjaman yang diajukan. Setelah dana Lender dicairkan kepada Borrower, Investree juga akan melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan terhadap dana yang diberikan, repayment pun dapat dilaksanakan tepat waktu.

Jika Borrower mengalami kegagalan pembayaran, Investree akan segera mengambil tindakan untuk melindungi kepentingan Lender melalui pencairan jaminan.

10. Selain menjadi Lender, apakah saya juga bisa menjadi Borrower?

Ya, bisa.

11. Apakah pendapatan bunga yang diperoleh dari pendanaan pinjaman di Investree bebas pajak?

Bunga yang diperoleh Lender dari pendanaan pada produk Pinjaman Bisnis berbasis Invoice Financing dengan Borrower berbadan Perusahaan Terbatas (PT) akan dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 23. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 adalah pajak yang dipotong oleh pemungut pajak dari Wajib Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari modal (dividen, bunga, royalti, dll.) penyerahan jasa, atau penyelenggaraan kegiatan selain yang dipotong dalam PPh Pasal 21.

Sementara bagi Lender yang berpartisipasi pada Pembiayaan Karyawan, tidak akan ada pajak yang dibebankan atas bunga yang diperoleh.

12. Apakah saya akan mendapatkan Bukti Penerimaan Negara/Bukti Potong Pajak?

Ya, Anda akan mendapatkan Bukti Penerimaan Negara dari Borrower yang Anda danai. Investree akan memfasilitasi akses soft copy dari Bukti Penerimaan Negara yang diberikan oleh Borrower.

13. Siapa yang akan membayarkan pajak saya?

Sesuai dengan peraturan PPh Pasal 23, pemotong PPh Pasal 23 adalah Subjek Pajak Badan dalam Negeridalam hal ini Borrower yang berstatus sebagai Perusahaan Terbatas. Sehingga, pihak yang berkewajiban membayar atau memotong pajak atas bunga pendanaan Anda adalah Borrower.

14. Apakah pajak yang telah dipotongkan bersifat final?

Tidak.

Pendaftaran Pendana




Sudah punya akun? Login

Pendaftaran Pendanaan Pembiayaan Syariah




Sudah punya akun? Login

Pendaftaran Pinjaman Personal




Sudah punya akun? Login

Pendaftaran Pinjaman Bisnis




Sudah punya akun? Login

Pendaftaran Pembiayaan Usaha Syariah




Sudah punya akun? Login

Pendaftaran Referrer




Sudah punya akun? Login

Lupa Kata Sandi

Solusi Pinjaman

Pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda


Pinjaman personal untuk kebutuhan harian

Pinjam Sampai dengan:
Rp 50.000.000
  • House improvement
  • Education loans
  • Holiday loans
  • Wedding Loans
  • Medical Expenses
  • Perjalanan Umroh
Wujudkan Impianmu

Pinjaman Bisnis sebagai solusi Invoice Financing

Pinjam Sampai dengan:
Rp 2.000.000.000
  • Bunga mulai dari 14%
  • Pendanaan penuh dalam waktu 72 jam
  • Transparan
Wujudkan Impianmu