Perencanaan-finansial

Tips Wanita Atur Keuangan Masa Depan Jadi Lebih Baik

visibility 446

Bila bicara soal pola konsumsi antara pria dan wanita, jelas terlihat perbedaannya. Biasanya, sih, saat memiliki uang lebih, wanita memilih untuk bisa belanja tiada henti. Sedangkan pria akan tetap berbelanja seperlunya. Wanita juga cenderung mudah tertarik mengikuti tren atau memaksakan gaya hidup baru, meski kurang sesuai. Sedangkan pria tidak akan peduli dengan tampilan gaya hidup orang lain.

Meski begitu, banyak wanita yang diberi tanggung jawab untuk mengatur keuangan. Karena wanita dianggap lebih jeli soal perhitungan keluar masuk uang. Tapi jangan salah, untuk urusan penghasilan mereka sendiri, biasanya justru lebih sulit mengaturnya. Sedikit ada godaan promo diskon, keteguhan hati menjadi goyah.

Karena itu, wanita juga dituntut untuk bisa memiliki literasi keuangan termasuk ilmu seputar investasi. Jangan mau kalah dari kaum pria agar di masa depan, wanita juga bisa memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak melulu punya ketergantungan finansial. Lalu, bagaimana agar wanita bisa mengatur keuangan masa depannya menjadi lebih baik? Berikut Investree punya tips untuk Anda. Mari simak!

Ubah pola pikir

Melansir situs berita Forbes, hasil penelitian menunjukkan sebuah temuan yang mengkhawatirkan soal kondisi finansial wanita berbanding pria. Di mana kaum pria dinilai lebih bisa fokus pada kebutuhan finansial jangka panjang. Kaum pria lebih bisa menyimpan uang dana pensiun ketimbang wanita. Pria sebanyak 58%, sedangkan wanita hanya sebanyak 39%.

Ini mungkin disebabkan karena penghasilan pria yang rata-rata lebih besar dari kaum wanita. Sehingga mereka bisa menyisihkan uang untuk dana pensiunnya. Namun, bila wanita mau sedikit mengalah dengan tidak menghabiskan uang lebih banyak untuk berbelanja, mereka juga bisa kok memiliki tabungan dana pensiun. Sebagai wanita, usahakan untuk punya mental gemar menabung ketimbang gemar belanja.

Jangan tunda bayar tagihan

Membayar tagihan bulanan sudah menjadi kewajiban yang harus Anda lakukan. Menundanya hanya akan menambah beban tagihan menjadi semakin berat karena ada denda tambahan yang harus Anda bayarkan. Sebuah penelitian yang diungkapkan oleh Forbes menyebutkan, lebih sedikit wanita yang membayar tagihan bulanan kartu kreditnya tepat waktu dengan perbandingan 57%:63%. Jangan terbiasa untuk melakukan hal ini karena akan membuat Anda terlilit lebih banyak utang. Lebih baik selalu dahulukan membayar tagihan atau utang sesaat setelah Anda menerima gaji. Setelah itu, tidak lupa juga langsung sisihkan uang untuk tabungan dana pensiun atau hari tua. Baru sisanya bisa Anda belanjakan. Jangan sampai terbalik! Dijamin keuangan masa depan Anda akan jadi lebih baik.

Miliki tujuan keuangan sendiri

Meski Anda memiliki keluarga, pastikan Anda juga ikut terlibat dalam pengambilan keputusan keuangan. Anda juga memiliki hak yang sama dengan anggota keluarga lainnya dalam hal mengatur keuangan masa depan. Banyak pria yang bekerja pasti telah memiliki tabungan dana pensiun yang diwajibkan oleh perusahaannya. Lalu, bukan berarti wanita hanya cukup dengan itu saja. Wanita harus memiliki tujuan keuangannya sendiri terlebih untuk jangka panjang. Jadi, sebaiknya wanita juga mengupayakan memiliki tabungan dana pensiun. Ini untuk melindungi Anda di masa depan. Karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi nanti.

Setiap wanita yang memiliki penghasilan, meski statusnya bukan pegawai tetap, bisa juga kok memiliki tabungan dana pensiun. Contohnya melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) atau juga BPJS Ketenagakerjaan yang iuran per bulannya akan disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda.

Tidak menyalahgunakan pengeluaran

Siapa yang tidak mau mendapatkan kemudahan dan kenyamanan? Zaman sekarang bukan hal sulit untuk mendapatkannya, hanya saja terkadang butuh pengeluaran yang lebih besar. Meski Anda wanita, tetap tidak boleh manja. Jangan biasakan mengeluarkan uang hanya untuk mendapatkan kenyamanan. Apalagi hanya untuk bisa membuat Anda merasa lebih baik. Seperti misalnya, tak mau berdesak-desakan naik transportasi umum, jadi harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk naik taksi online. Atau tak mau panas-panasan dan kotor belanja di pasar, sehingga lebih memilih belanja di supermarket meski harganya lebih mahal. Kondisi seperti ini yang sering membuat wanita jadi berpikir pendek. Pikirnya, yang penting sekarang tidak kesusahan dulu, deh, tanpa berpikir bagaimana ke depannya nanti. Kalau bisa berhemat, kenapa tidak?

Jangan gunakan kartu kredit bila tidak siap

Sebelum memutuskan untuk memiliki kartu kredit, wanita harus mengukur apakah dirinya bisa tahan godaan atau tidak. Karena ahli finansial beranggapan, “Jika Anda belum memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan dengan benar, gunakan kartu debit terlebih dahulu. Agar tidak boros dan menumpuk utang dengan kartu kredit.”

Sehingga, bila Anda merasa belum bisa mengontrol perilaku konsumtif Anda, sebaiknya hindari kartu kredit. Karena kartu kredit bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi bisa memberi kemudahan dengan adanya penawaran diskon dan mempermudah Anda melakukan pembayaran. Namun di sisi lain, saking mudahnya, kartu kredit justru membuat utang Anda jadi semakin menumpuk dan memberi jalan Anda untuk hidup semakin konsumtif.

Jangan segan meminta perjanjian pranikah

Ini juga penting dilakukan oleh seorang wanita ketika akan menikah. Jika pasangan Anda masih memiliki utang, ada baiknya untuk menyelesaikan dulu utang tersebut baru menikah. Atau Anda bisa berdiskusi dengan pasangan untuk meminta perjanjian pranikah. Tujuannya adalah untuk melindungi diri Anda sendiri bila sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai utang pasangan semasa lajang, menjadi tanggung jawab Anda juga setelah menikah. Sehingga saat telah menikah, Anda dan pasangan bisa fokus untuk mengatur keuangan masa depan.

Bagaimana pun, wanita juga memiliki peran sebagai pendidik anggota keluarga. Bila Anda berhasil mengatur keuangan masa depan jadi lebih baik, pelajaran ini yang bisa diajarkan ke anak-anak Anda. Karena mereka membutuhkannya. Bahkan di sekolah pun, tidak ada praktik langsung yang mengajarkan seputar pengelolaan keuangan. Jadi, peran Anda sangat penting di sini. Ayo, buat keuangan masa depan yang lebih baik karena hanya Anda sendiri yang bisa mengupayakannya. Semoga berhasil!

Referensi:
Jennifer Halloran. 11 Juli 2018. 5 Ways Women Can Better Plan Their Financial Future. Forbes: https://bit.ly/2TEGFJt
Deborah Fowles. 7 Februari 2019. Top Ten Money Tips for Women. The Balance: https://bit.ly/2eNf98Z
Ellen Chandra. 27 April 2018. Tengok Perbedaan Pria dan Wanita Dalam Mengelola Keuangan, Apakah Benar?. Finansialku: https://bit.ly/2JoDwsi

Share this Post