Tujuan-finansial

Hebat dalam Mengatur Keuangan Pribadi

visibility 3781

Tak perlu menjadi seorang profesional untuk menjadi hebat dalam mengatur keuangan pribadi. Namun, pertanyaan-pertanyaan seperti; Mengapa saya tidak bisa menabung? Mengapa utang saya selalu bertambah? Mengapa penghasilan saya tidak pernah cukup? Bagaimana cara mengurus keuangan pribadi saya? masih sangat sering ditanyakan. Lantas bagaimana cara mengatur keuangan pribadi? Berikut kiat-kiatnya.

  1. Buat Perencanaan
    Dengan melakukan perencanaan dalam mengatur keuangan pribadi, Anda dapat mengendalikan pengeluaran dan tetap berfokus pada daftar perencanaan yang telah Anda buat. Untuk membuat perencanaan yang tepat, 3 hal utama yang harus Anda pertimbangkan adalah: PemasukanPengeluaranTarget Tabungan
    Perencanaan yang baik tidak hanya memperkirakan pengeluaran yang terjadi tapi mengecek kembali pengeluaran yang telah terjadi pada bulan sebelumnya. Kategorikan pengeluaran Anda seperti, transportasi, konsumsi, dan lainnya. Contohnya seperti tabel berikut ini.
     
  2. Gunakan aplikasi dan peralatan modern
    Jika Anda tidak memiliki banyak waktu, jangan khawatir. Sekarang ini sudah banyak tersedia aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk mengatur keuangan pribadi Anda pada device apa pun.
    Beberapa aplikasi sederhana yang bisa membantu mengatur keuangan pribadi Anda adalah:
    • Expense Manager
      Aplikasi ini memberikan laporan yang sangat terperinci dan bahkan dapat di export dalam bentuk file.
    • Level Money
      Aplikasi ini secara otomatis mengelola dan menganalisa pengaturan keuangan Anda dengan tampilan yang menarik.
    • Goodbudget
      Goodbudget adalah pengatur keuangan sekaligus perencanaan keuangan pribadi yang mebedakan pemasukan dan pengeluaran menjadi beberapa kategori.
    • Toshl Finance
      Toshl Finance mengawasi pengeluaran Anda dan memberikan notifikasi kemana pengeluaran keuangan pribadi Anda terbesar.
       
  3. Pengeluaran Tak Terduga
    Pengeluaran tak terduga sering kali terjadi, entah itu karena adanya kecelakaan, perbaikan, masalah sesehatan, dan lainnya yang tak terduga. Hal ini bisa menimpa siapa saja dan kapan saja tidak peduli seorang ahli ekonomi ataupun seorang manajer profesional. Untuk itu ketika melakukan perencanaan, ada baiknya Anda melebihkan perhitungan pengeluaran untuk berjaga-jaga, utamakan hal yang Anda butuhkan dan bukan hal yang Anda inginkan, dan juga tambahkan kategori khusus seperti, "Pengeluaran Tak Terduga" ketika melakukan perencanaan.
     
  4. Berutanglah untuk Hal Positif
    Banyak orang yang berfikir dengan berhutang akan menambah masalah keuangan, hal ini belum tentu benar. Terkadang, berhutang atau melakukan kredit adalah salah satu cara yang cukup efisien, asalkan Anda meminjam sesuai dengan kebutuhan dan tidak melakukan pinjaman lain sampai pinjaman sebelumnya terlunasi.

    Pada umumnya, pinjaman dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu pinjaman untuk konsumsi, yang bersifat sekali pakai dan menambah peneluaran pada periode selanjutnya dan pinjaman untuk berinvestasi, yang dapat memberikan keuntungan bagi Anda. Dalam hal ini, sebaiknya Anda teliti dan berhati-hati memilih lembaga untuk berinvestasi. Pastikan lembaga tersebut memang resmi dan aman seperti Investree yang memberikan solusi P2P lending Indonesia.

  5. Berinvestasi
    Dengan perubahan nilai rupiah menyebabkan harga bahan pokok dan lainnya melonjak naik, hal ini tentu saja menyebabkan pengeluaran Anda semakin meroket. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, berinvestasi memberikan keuntungan. Ini sudah dilakukan oleh beberapa pelaku ekonomi modern. Sekarang ini investasi semakin mudah dilakukan dengan adalanya lembaga resmi yang menyediakan marketplace bagi para investor seperti Investree.

Sekarang Anda sudah semakin mengerti bagaimana cara mengatur keuangan pribadi. Dengan berinvestasi Anda akan menerima keuntungan dan bahkan bisa menjadi sumber penghasilan Anda. Untuk itulah, jangan menunda lagi untuk memanfaatkan keuangan Anda. Masih ragu untuk berinvestasi?

Share this Post