Investasi

Tips Berinvestasi Sesuai Umur dan Kebutuhan

visibility 372

Ketika Anda berinvestasi, pasti Anda tidak sembarangan dalam memilih produk investasi. Perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan keuangan apa yang ingin dicapai. Masing-masing orang punya kebutuhan yang berbeda-beda. Kali ini, Investree ingin membaginya ke dalam beberapa kelompok umur. Simak ulasannya di bawah ini!

Usia 20-30 tahun

Pada usia ini, kebutuhan yang paling mendominasi dan menelan biaya banyak yaitu kebutuhan untuk menikah. Ini bukan tanpa alasan karena menurut studi, Indonesia menjadi negara yang rata-rata rentang usia pernikahan penduduknya adalah 21-27 tahun. Jika saat ini Anda masih berada di bawah usia tersebut, tidak ada salahnya mulai mempersiapkan rencana keuangan untuk pernikahan impian Anda. Mumpung masih ada banyak waktu. Meski Anda belum punya rencana sekali pun, toh pada akhirnya nanti Anda tetap akan menikah, bukan?

Taruhlah Anda masih memiliki waktu sekitar 5 tahun lagi. Anda bisa mempersiapkan keuangan untuk pernikahan melalui investasi. Anda bisa memilih investasi jangka pendek dengan risiko rendah. Misal, memilih investasi di reksa dana jenis pasar uang atau pendapatan tetap. Atau bisa juga berinvestasi di marketplace lending seperti Investree. Pilih yang bunga/profitnya tidak terlalu tinggi supaya risikonya juga tidak besar. Setidaknya 5% - 12% per tahun. Bila Anda rutin menyisihkan dana sebesar Rp 2 juta per bulan, dalam 5 tahun Anda akan berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 120 juta. Tapi bila Anda investasikan, uang tersebut akan tumbuh menjadi Rp 135 juta. Sudah bisa, kan, buat gelar resepsi pernikahan di ballroom hotel?

Selain kebutuhan untuk menikah, kebutuhan untuk memiliki tempat tinggal juga berada pada rentang usia ini. Karena tidak mungkin, kan, tinggal satu rumah terus dengan orang tua? Nah, dana di atas tadi sudah bisa buat DP tempat tinggal pilihan Anda.

Persentase investasi

Pada rentang usia 20-30 tahun, disarankan Anda bisa menyisihkan dana investasi sebesar 60%-70% dari total penghasilan per bulan. Kenapa sebesar itu? Jawabannya supaya Anda bisa membaginya. Misalkan, 40% untuk investasi jangka pendek dan 30% ke investasi jangka panjang, seperti untuk kebutuhan hari tua. Mumpung Anda masih belum memiliki tanggungan, Anda masih punya keleluasaan untuk mengatur keuangan Anda sendiri. Coba mulai persiapkan masa depan Anda dari sekarang!

Usia 30-40 tahun

Masuk usia 30-40 tahun, Anda sudah mulai memikirkan biaya kebutuhan anak. Mulai dari biaya persalinan, asuransi kesehatan anak, biaya pendidikan, dan kebutuhan tak terduga lainnya. Apalagi bila Anda memiliki anak lebih dari satu, biayanya akan semakin besar.

Itu kenapa Anda harus mempersiapkan dari jauh-jauh hari. Misalkan, mendaftarkan anak ke asuransi pendidikan mulai dari anak baru lahir agar Anda punya waktu lebih panjang mempersiapkan kebutuhan pendidikan mereka. Atau Anda bisa memilih investasi jangka pendek untuk tingkat pendidikan kelompok bermain hingga sekolah dasar. Di saat bersamaan, diversifikasikan investasi Anda juga ke jenis investasi jangka panjang untuk persiapan dana pendidikan SMP, SMA, hingga kuliah. Seperti reksa dana saham atau properti. Yang nanti, menjelang anak Anda masuk kuliah, investasi tersebut bisa Anda jual. Pasti nilainya jadi bertambah.

Persentase investasi

Pada rentang usia ini, Anda harus lebih fokus mengatur keuangan. Karena kebutuhan makin banyak, atur keuangan dengan baik agar Anda tetap bisa berinvestasi. Paling tidak, tempatkan 30% - 50% dari total penghasilan Anda ke instrumen investasi.

Usia 40-50 tahun

Pada rentang usia ini, mungkin Anda mulai merasa jenuh bekerja sebagai pegawai dan ingin membangun usaha sendiri. Berarti muncul lagi kebutuhan modal usaha yang harus dipenuhi. Bila Anda telah menyisihkan dana pensiun sejak lama, sebagian dana pensiun tersebut bisa Anda gunakan untuk modal usaha. Kalau nanti usaha Anda berkembang, bisa untuk bekal hari tua.

Misalkan dari umur 20 tahun, Anda rutin menyisihkan dana investasi untuk hari tua sebesar Rp 500 ribu per bulan. Nanti, sampai Anda berusia 40 tahun - total tabungan Anda sudah sebanyak Rp 120 juta. Kalau Anda investasikan ke investasi jangka panjang yang profit rata-ratanya sebesar 20% per tahun, uang Anda akan bertumbuh menjadi Rp 600 juta. Jadi tidak ada ruginya mempersiapkan dari jauh-jauh hari.

Persentase investasi

Anda hanya tinggal menyempurnakan aset. Karena disarankan, semakin tua usia Anda, sebaiknya memilih investasi yang risiko rendah meski hanya menghasilkan profit kecil. Karena Anda akan memasuki masa pensiun yang berarti dana pensiun akan segera digunakan dan tidak ada lagi kebutuhan jangka panjang. Jadi lebih baik kurangi porsi investasi saham dan beralih ke obligasi atau bahkan deposito bank. Fokus Anda bukan lagi mencari keuntungan, melainkan mencari tempat yang aman untuk menyimpan uang. Jika ingin berinvestasi, Anda bisa sisihkan 20%-30% dari total penghasilan untuk investasi jangka pendek.

Usia 50 tahun ke atas

Anda tinggal bersiap memasuki masa pensiun. Persiapan dari masa muda akan sangat menolong Anda menjalani masa ini. Kebutuhan satu-satunya yang harus dipenuhi adalah kebutuhan untuk hidup sehari-hari. Yang tergolong tidak kecil. Apalagi bila jangka waktunya bertahun-tahun. Sebaiknya, Anda telah menyusun rencana hidup ke depan agar hidup bisa tetap bahagia.  

Persentase investasi

Anda tetap bisa melakukan investasi, namun disarankan besarannya berkisar antara 10%-20%. Dikarenakan pendapatan per bulan yang Anda terima juga ikut berkurang. Seiring dengan Anda yang sudah tidak aktif lagi bekerja. Kecuali ketika Anda memiliki bisnis sendiri, pendapatan bisa jadi makin besar saat Anda berada di rentang usia ini. Karena Anda telah merintisnya dari jauh-jauh hari. Jika Anda ingin menyisihkan dana lebih banyak untuk investasi, pilih aset/investasi yang berwujud atau yang mudah untuk dipindahtangankan.

Pilihan investasi yang cocok untuk segala usia

Memangnya ada? Ada, dong! Kebetulan sekarang Investree bersama dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia sedang menawarkan instrumen investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan yaitu Savings Bond Ritel SBR008 dengan masa penawaran 5-19 September 2019. Obligasi Negara ini bisa dibilang cocok untuk segala usia karena struktur produknya yang aman karena dijamin oleh Pemerintah; mudah - 100% online; terjangkau karena bisa dipesan mulai dari Rp 1 juta; dan menguntungkan dengan tingkat kupon super menarik yaitu 7,20% per tahun dan berlaku pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption) maksimal 50% dari minimal pemesanan Rp 2 juta tanpa biaya pelunasan setelah 12 bulan kepemilikan. Kupon akan dibayarkan setiap bulan oleh Penerbit.

Beli di Investree juga banyak keuntungan lain yang diberikan. Anda bisa mendapatkan cash back hingga Rp 30 juta untuk pemesanan hanya di sbn.investree.id. Syarat dan ketentuan berlaku. Selain itu... Masih ada lagi, nih. Sekarang semakin mudah membeli SBR008 lewat aplikasi mobile Investree. Sudah dapat diunduh di App Store dan Play Store. Anda pun dapat melakukan pembayaran secara lebih fleksibel di lembaga persepsi baru di mulai dari Pos Indonesia, Tokopedia, Bukalapak, hingga Finnet. Mudah dan nyaman banget, kan?

Itu tadi adalah tips investasi berdasarkan umur dan kebutuhan. Bila Anda mempersiapkan tujuan keuangan untuk mencapai kebutuhan, itu merupakan langkah bijak. Hasilnya pasti akan jadi lebih baik. Selamat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik!

Referensi:
Nadia Felicia. 26 Juli 2010. Memilih Investasi Sesuai Usia. Kompas.com: https://bit.ly/2DuNHqS
Kriswangsa Bagus. 30 Desember 2017. Inilah Usia dan Investasi yang Tepat Bagi Anda. Finansialku.com: https://bit.ly/2KeaU1L

Share this Post